Yang terjadi saat mengubah ORA ke WebP
- File ORA menyimpan gambar gabungan berukuran penuh, dan itulah yang kamu dapat.
- Semua layer yang terlihat digabung menjadi satu gambar.
- WebP memakai kompresi lossy, jadi file jauh lebih kecil. Gunakan pengatur Kualitas untuk menyeimbangkan ukuran dan detail.
- Transparansi tetap dipertahankan.
ORA vs WebP
| Fitur | ORA | WebP |
|---|---|---|
| Kompresi | Berlapis | Lossy atau lossless |
| Transparansi | Ya | Ya |
| Animasi | Tidak | Ya |
| Warna | 16.7M+ | 16.7M |
| Cocok untuk | Berbagi karya berlapis | Situs web dan aplikasi |
Cara mengubah ORA ke WebP
- Letakkan file ORA di kotak di atas, atau klik kotaknya untuk memilih file. Bisa banyak file sekaligus.
- Atur opsi kalau perlu. Pengaturan bawaan sudah cocok untuk sebagian besar file.
- Klik Unduh di setiap file WebP, atau "Unduh semua" untuk mendapatkan ZIP.
Pertanyaan umum
Apakah aman mengonversi file saya di sini?
Ya. Konversi berlangsung sepenuhnya di browser kamu. File tidak pernah diunggah ke server, jadi tidak ada orang lain yang bisa melihatnya.
Apakah gratis? Ada batasnya?
Sepenuhnya gratis, tanpa daftar, watermark, atau batas harian. Satu-satunya batas adalah memori perangkat untuk file yang sangat besar.
Bisakah saya mengonversi banyak file ORA sekaligus?
Bisa. Letakkan file sebanyak yang kamu mau; semuanya dikonversi bergantian dan bisa diunduh sekaligus dalam ZIP.
Apakah mengubah ORA ke WebP menurunkan kualitas?
WebP bersifat lossy, jadi sebagian detail halus dibuang agar file lebih kecil. Di kualitas bawaan hampir tidak terlihat; naikkan pengatur Kualitas untuk mempertahankan lebih banyak.
Apakah WebP mempertahankan transparansi?
Ya, WebP mendukung transparansi dan tetap dipertahankan.
Apakah layer-nya tetap ada?
Tidak. File diratakan menjadi satu gambar, persis seperti tampilannya. Simpan file aslinya jika masih butuh layer.